Tampilkan postingan dengan label tidak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tidak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Mei 2015

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery - Sebelumnya mohon maaf sudah satu minggu blog ini tidak update artikel tutorial dikarenakan banyaknya kendala yang membuat saya harus menunda untuk menulis lagi. Bulan-bulan ini merupakan bulan yang berat bagi saya.

Andromax C, kini memiliki varian baru yang diberi sebutan Andromax C Gen 2 alias generasi dua. Dari segi spesifikasi hardware, dibandingkan dengan Andromax C Gen 1 memang tidak jauh berbeda. Mungkin yang paling mencolok dari sisi OS mengingat pada Andromax C Gen 2 ini sudah menggunakan Android seri Jelly Bean, sedangkan Andromax C Gen 1 memakai Android Ice Cream Sandwich.

Permasalahan yang kerap kali terjadi pada seri Generasi kedua ini yaitu ketika pada waktu bootloop / brick misal bootloop karena ganti font Android Jelly Bean seperti yang dialami client saya beberapa hari yang lalu, sebagian pengguna mendapati Andromax C JB nya tidak bisa masuk ke Recovery Mode. Pada waktu masuk ke Recovery Mode,  belum diapa-apakan selalu Rebooting dengan sendirinya. Fungsi tombol back, home, option pun seakan tidak berguna.

Ada yang bilang bahwa Recovery Mode pada Andromax C JB masih menyisakan bug sehingga tidak jarang ketika Android nya bootloop, user tersebut kebingungan. Selain itu, dari beberapa kasus yang saya temui langsung selain tidak bisa masuk Recovery Mode juga Fastboot Mode pun tidak aktif. Berbeda dengan Andromax C Generasi pertama yang tidak memiliki kendala apa-apa.  Recovery Mode lancar, Fastboot Mode lancar, Test Mode oke.

Kemarin ada yang berkata kepada saya bahwa Recovery Mode pada Andromax C Gen 2 akan segera aktif setelah melalui proses rooting. Tapi itu ZONK. Tidak ada hubungannya Recovery dengan Root. Walhasil jika Recovery Mode nya tidak bisa, Fastboot Mode tidak bekerja, belum di root pula, bagaimana cara memperbaiki Andromax C JB Gen 2 yang bootloop?

Konsepnya sebagai berikut,

Masalah : Tidak bisa masuk Recovery Mode standard
Jawaban : Flash ulang ROM untuk memperbaiki Recovery Mode atau Install Custom Recovery (CWM/TWRP)

Masalah : Tidak ada stock ROM generic, hanya stock ROM flashable ZIP yang ada
Jawaban : Install Custom Recovery (CWM/TWRP) untuk flashing

Masalah : Tidak bisa flashing karena Custom Recovery merupakan file image (.img) sedangkan Recovery Mode bawaan dan Fastboot Mode error
Jawaban : Flash image file (.img) dengan ADB melalui Test Mode

Masalah : Tidak bisa mengakses SuperUser ADB karena belum di root sedangkan posisi handheld dalam keadaan bootloop
Jawaban : Root dengan VRoot melalui Test Mode

Dibawah ini akan saya jelaskan step by step bagaimana memperbaiki Andromax C JB Gen 2 yang Recovery Mode nya rusak melalui Test Mode (karena yang saya tahu Fastboot Mode Andromax C JB itu tidak semuanya normal).

Langkah-langkahnya,
  1. Root Andromax C JB Gen 2
  2. Konfigurasi ADB
  3. Flash Custom Recovery (CWM Recovery)
Requirements :
  • CWM Recovery Andromax C JB Gen 2 (http://www.mediafire.com/download/ddqj775ofon8p79/recovery.img)
  • USB Driver Andromax C JB Gen 2 (http://www.mediafire.com/download/cjundizhjpcn4a4)
  • Vroot - Rooting Tool (https://www.mediafire.com/download/izs383et9e98ksb/VRoot_1.7.2.4200_Setup.exe)
  • ADB Fastboot (https://www.mediafire.com/download/7cdbf3qh26m3h9x)
  • ADB_USB.ini (http://www.mediafire.com/view/n9a5fxjq8wkiomd)
  • Stock ROM Andromax C JB Gen 2 (http://www.mediafire.com/download/g3n4nu2nlvdj1j4) --> Optional

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery

  • Download semua kebutuhan diatas, pindahkan file CWM Recovery dan Stock ROM Andromax C JB (jika iya) ke kartu memori Android anda, jangan menaruh didalam folder
  • Install USB Driver Andromax C dan juga install VRoot untuk rooting
  • Masuk ke Test Mode. Caranya, dalam keadaan mati tekan & tahan tombol Power bersamaan dengan Volume atas. Tunggu hingga tampilan Test Mode muncul
  • Setelah masuk ke Test Mode, sambungkan smartphone Andromax C JB anda ke komputer. Jika benar, windows akan menginstall ADB USB Driver secara otomatis. Cek di Device Manager, tekan tombol Windows + R lalu masukkan command devmgmt.msc pada kotak yang tersedia. Cek apakah muncul ADB Interface – Hisense CompositeADB Interface disana. Jika ya, lanjutkan ke step berikutnya
  • Jalankan VRoot - Rooting Tool. Tunggu hingga VRoot berhasil mengenali smartphone anda
Lihat pada gambar dibawah ini,

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery
Smartphone terbaca sebagai Andromax C
  • Klik tombol ROOT untuk memulai proses rooting Andromax C JB Gen 2

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery
Proses rooting Andromax C JB Gen 2 sudah selesai
Sekarang waktunya kita masuk ke proses flashing Custom Recovery (CWM).

  • Ekstrak ADB Fastboot yang sudah anda download ke drive C:/ sehingga kurang lebih foldernya menjadi C:/adb/
  • Pindahkan file ADB_USB.ini ke folder C:/Users/nama_komputer_kamu/.android
  • Jika folder .android nya belum ada bisa anda buat sendiri
Lihat gambar dibawah ini,

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery
C:/Users/nama_komputer_kamu/.android
  • Buka CMD (Command Prompt), arahkan ke C:/adb/ ketik cd c:adb
  • Sambung Andromax C JB Gen 2 ke komputer lalu ketik adb devices untuk melihat apakah device anda sudah terhubung

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery
List of devices attached
Lanjut ke tahap berikutnya jika smartphone anda sudah terdeteksi. Bila belum, cek step sebelumnya.
  • Ketik adb shell untuk masuk ke system Android anda
  • Ketik su untuk mendapatkan ijin akses SuperUser

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery
Tanda pagar (#) mengisyaratkan bahwa ADB sudah mendapatkan ijin SuperUser
Disinilah babak penentuannya. Jangan sampai anda salah memasukkan command berikut
  • Ketik dd if=/sdcard/recovery.img of=/dev/block/mmcblk0p13 bs=1024 seperti pada screenshot dibawah ini

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery

Bila berhasil,

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery

Last step, silahkan anda masuk ke Recovery Mode. Dalam keadaan mati tekan & tahan tombol Power + Volume bawah hingga Recovery Mode muncul seperti pada screenshot dibawah ini.

Cara Memperbaiki Andromax C JB Gen 2 Tidak Bisa Masuk Recovery

Untuk selanjutnya, anda bisa memanfaatkan Custom Recovery CWM ini untuk memperbaiki Android anda yang brick entah karena salah ganti font atau justru memanfaatkan CWM ini untuk menambah RAM dan mempercepat performa Android.

Sekian tutorial ini, bila ada yang perlu ditanyakan silahkan isi kolom komentar dibawah.

Terima kasih kepada blog Catatan Rendy yang sudah menyediakan link download.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.
Baca selengkapnya »

Minggu, 12 April 2015

Cara Download Di Bursa Nokia Agar Tidak Lelet Atau Lambat

 
credit image: google

Cara Download Di Bursa Nokia Agar Tidak Lelet Atau Lambat

  • Langkah pertama masuk ke pengaturan > access point.
  • Tambah access point baru dengan mengklik tanda +
  • Masukan alamat proxy 216.228.1.50 port 3128 dan isi APN Internet sesuai dengan settingan operator masing-masing, kalau menggunakan operator 3 jadi pengisian pada kolom nya seperti berikut.
Nama koneksi : (terserah, bebas)
Nama access point : 3gprs
Nama pengguna : 3gprs
Kata sandi : 3gprs
Alamat proxy : 216.228.1.50
Port proxy : 3128
Tipe jarinagan : IPv4
Tipe autentikasi : tidak ada
  • Dan APN MMS tidak perlu diisi kalau diisi juga tidak masalah.
  • Buka bursa dan cari aplikasi dan permainan yang di download.
  • Kalau aplikasi atau permainan tersebut terasa lambat saat mendownload silakan di hentikan/pause.
  • Sekarang masuk ke pengaturan > access point dan aktifkan access point yang baru di buat tadi.
  • Kembali ke bursa dan lanjutkan/resume aplikasi atau permainan yang hendak di download tadi.
  • Selesai dan download pun lancar tanpa menunggu lama kalau masih lelet silakan cari proxy lainnya :D
  • dan kalau di kemudia hari proxy tersebut mati bisa cari di hidemyass.com/proxy-list/ dengan memilih kategori united states dan juga pilih level, speed yang tinggi/high.
 



credit: Jaya Tkj
Baca selengkapnya »

Jumat, 10 April 2015

Cara Mengatasi aplikasi tidak compatibel app incompatible pada playstore


Bismillahirrahmanirrahim
"Do with Your Own Risk"

Pasti banyak banget disini yang pernah mengalami hal yang juga ane alami. Pada permasalahan yang satu ini ada banyak kemungkinan contohnya aplikasi yang ingin kita install di playstore tidak bisa di install dan muncul tulisan aplikasi tidak compatibel atau contoh yang kedua adalah ketika kita mencari aplikasi yang ingin di install namun aplikasi tersebut tidak muncul pada playstore.

disini ane akan coba kasih cara supaya aplikasi yang tidak compatibel tersebut bisa di install pada perangkat android kita. cekidot

Requirement :

ROOT Devices (Android agan harus terlebih dahulu di root)

Download bahanya dimari :

- Market Helper v1.1.apk

Tutorial :

1. Download dan install market helper yang sudah di download diatas pada android agan lalu buka

2. Jika agan menggunakan smartphone pilih phone, jika agan menggunakan tablet pilih tablet. Ikuti saja pilihan pada gambar dibawah ini. untuk tablet bisa memilih nexus 7 atau pilihan lainya pada market helper.



3. lalu klik tombol Activate yang ada di bawahnya, nanti akan muncul beberapa jendela perizinan pada android agan klik saja allow dan nanti akan muncul pemberitahuan jika device sudah berubah, klik ok.

4. Sekarang coba buka playstore dan cari aplikasi yang tadinya tidak compatibel pada perangkat android agan, jika masih incompatibel silahkan di restart terlebih dahulu perangkat android agan dan buka playstorenya lagi :)
Baca selengkapnya »

Senin, 06 April 2015

Cara Menjaga Android Supaya Tidak Bisa Dicuri

Cara Menjaga Android Supaya Tidak Bisa Dicuri - Pernahkah anda kehilangan sebuah ponsel? Lalu bagaimana kelanjutannya? Apakah ketemu, atau lenyap begitu saja?

Malam ini berbahagialah anda pengguna android karena saya mempunyai tips ampuh supaya ponsel anda terjaga, tidak perlu mencari cara menemukan ponsel anda yang hilang karena saya memiliki sebuah trik supaya ponsel anda tidak akan pernah hilang. Hanya untuk android.
Sebelumnya mohon maaf saat ini saya sedang menjalani Ujian Akhir Sekolah jadi apabila anda yang berkomentar/mengirimi saya message whatsapp, line, wechat saya meresponnya lama harap maklum. Minggu depan insya allah saya sudah bisa kembali lancar blogging. Biarpun dua hari ini visitor mengalami sedikit demi sedikit penurunan saya anggap wajar karena memang saya tidak menyentuh blog ini sama sekali.
Di Google Play banyak tersedia aplikasi yang memberikan fasilitas untuk menjaga supaya android anda tidak mudah hilang bahkan bisa untuk menemukan ponsel android yang sudah hilang seperti Wheres My Droid atau PhoneLocator. Namun saya kurang srek dengan kedua aplikasi tersebut. Saya rasa aplikasi itu masih kurang secure. Pernah saya coba Wheres My Droid, hasilnya nol. Sirene nya tidak mau bersuara. Fiturnya pas-pasan. Dan dikabarkan Wheres My Droid memiliki hak akses untuk membaca dan menggunakan seluruh data si pengguna dengan kata lain aplikasi tersebut bisa mencuri data pribadi sewaktu-waktu. Hayoo..
 
Lalu aplikasi apa yang akan saya pakai?
 
Ya, yang secure dari yang paling secure, Avast! Sebuah software aplikasi anti virus yang pasti anda sudah mengenalnya, anti virus yang hingga saat ini masih menjadi rekomendasi oleh beberapa pakar dan situs-situs ternama. Mengapa saya memilih Avast? Selain kinerjanya yang menurut saya oke dan tidak terlalu memberatkan ponsel saya yang kapasitas RAM nya hanya 182MB, Avast memiliki fitur yang lengkap. Salah satu fitur yang akan saya bicarakan di tutorial kali ini yaitu Avast Anti Theft.

Dengan Avast Anti Theft, anda bisa :
  • Mengunci Telepon. Kunci bukan sembarang kunci. Tidak bisa di bypass. Pada saat dikunci, ponsel seperti mengalami kondisi freeze. Dimatikan menggunakan tombol power pun tidak bisa.
  • Menghapus seluruh data. Data-data apapun yang ada diponsel anda beserta yang ada di SDCard bisa anda hapus hanya dengan menggunakan sebuah pesan singkat dua kata.
  • Membunyikan sirene. Membunyikan sirene dengan sebuah pesan singkat. Sirene tidak bisa diturunkan volume nya. Saya jamin orang yang memegang ponsel anda akan kebingungan. Ditambah lagi apabila ponsel nya X10 Mini karena X10 Mini tidak bisa dilepas baterainya.
  • Mengetahui lokasi penjahat dengan SMS GPS. Jadi anda akan menerima pesan dari ponsel anda yang ada ditangan pelaku yang isinya koordinat posisi ponsel anda.
  • Membaca pesan terakhir yang masuk.
  • DLL
Bagaimana? Menakjubkan bukan? Satu lagi yang perlu anda tahu, semua keunggulan diatas tetap bisa dimanfaatkan sekalipun pelaku mengganti nomor SIMCard nya.

Baik mari kita bahas cara menginstallnya di handphone anda. Namun singkat saja saya memberikan intruksi-intruksinya karena saya pikir tidak perlu ada yang harus dijelaskan karena penginstalannya sangat mudah.
  1. Tahap persiapan, pastikan ponsel anda sudah di root. (Optional) baca Cara Rooting Samsung Galaxy Young S5360 bila itu merupakan tipe ponsel anda. Download & install Avast Mobile Security For Android melalui Google Play.
  2. Setelah Avast terinstall, buka aplikasi tersebut. Nanti akan ada License Agreement. Tekan Agree untuk melanjutkan.
  3. Kemudian akan ada option untuk men-setup Avast Anti Theft. Klik Set Up.
  4. Nyalakan jaringan internet anda, sesudah mengklik Set Up avast akan mengecheck apakah ponsel anda ada akses internetnya, selain itu avast juga akan mengecheck beberapa hal lain seperti data system. Tunggu hingga keluar pesan Tests Succeeded. Lalu klik continue.
  5. Proses selanjutnya installation mode. Centang Root Installation selanjutnya pilih continue.
  6. Pada bagian description tekan saja continue.
  7. Bagian selanjutnya, memilih application name. Terserah mau anda isi nama apa. Pilih random name juga tidak masalah. Misal "Anti Maling". Selanjutnya tekan continue.
  8. Proses berikutnya, downloading file. Tinggal sedikit lagi anda akan berhasil. Tunggu sampai Avast selesai men-download file Anti Maling. Tunggu hingga Download Finished, lalu pilih continue.
  9. Anda akan menginstall Anti Maling seperti pada gambar disamping. Tekan Install untuk melanjutkan.
  10. Selamat Avast Anti Theft sudah tersemat diponsel kamu :) Selanjutnya kita konfigurasi Anti Theft kamu.
Sekarang keluar dari Avast Mobile Security, reboot ponsel anda dan masuk lagi ke Avast anda.

Biasanya avast akan melakukan scanning menyeluruh ke system ponsel karena ini pertama kalinya anda menginstall avast. Biarkan proses ini berjalan hingga selesai. Setelah itu masuk ke menu Anti-Theft seperti pada gambar disamping.

Setup pertama, isi nama kamu dikotak form yang tersedia. Dilanjutkan dengan PIN Avast serta nomor ponsel yang akan anda gunakan untuk merecovery nanti bila terjadi kehilangan ponsel.

Next, menu Anti-Theft terbuka. Ada tiga pilihan, Set up basic settings, Set up advanced settings, dan Help, System State, About.

Set up basic settings, pada umumnya bisa kita lewati karena hanya berisi serangkaian menu yang sudah pernah kita isi pada langkah sebelumnya. Sekarang kita ke Set up advanced settings.

Pada menu ini tersedia beberapa pilihan, pertama Protection behavior, ini yang harus anda edit. Didalamnya anda bisa mensetting Lock phone, Sound sirene, Deny program manager access, Deny phone setting access, dan Low battery notification. Rubah sesuai selera.

Selanjutnya rubah menu-menu lain yang anda butuhkan.

Dan untuk mengaktifkan Anti-Theft ini, yang perlu anda catat yaitu kode-kode dibawah ini :
  1. 1234 LOCK: Lock the device
  2. 1234 LOST: Set the phone to “lost” mode
  3. 1234 FOUND: Unset “lost” mode
  4. 1234 UNLOCK: Unlock the phone
  5. 1234 MESSAGE <message>: The <message> is the message you want to send to whoever has your phone
  6. 1234 SIREN ON: Turn the siren sound on
  7. 1234 SIREN OFF: Turn off the siren sound
  8. 1234 LOCATE: Locates the device
  9. 1234 LOCATE <interval>: Continuously tracks device for <interval> minutes
  10. 1234 LOCATE STOP: Stop tracking
  11. 1234 CALL <phone number>: Use the phone to call a number
  12. 1234 FORWARD SMS <phone number>: Forward all text messages to a new number
  13. 1234 FORWARD SMS STOP: Stop forwarding text messages
  14. 1234 CC SMS <phone number>: CC all SMS messages to a new number
  15. 1234 CC SMS STOP: Stop CC’ing texts
  16. 1234 CC CALLS <phone number>: Forward all incoming calls to a specified phone number
  17. 1234 CC CALLS STOP: Stop forwarding calls
  18. 1234 CC ALL <phone number>: Forward both SMS and phone calls
  19. 1234 CC ALL STOP: Stop forwarding all
  20. 1234 WIPE: Wipe the phone
  21. 1234 GET <number> SMS: The <number> is a numerical value of SMS messages
  22. 1234 GET <number> SENT SMS: Gets the last <number> of send text messages
  23. 1234 GET CONTACTS: Gets the contacts from the address book
*1234 merupakan PASSWORD ANTI-THEFT yang sudah anda settings.
 
Screenshot Anti-Theft pada saat beraksi :
 

 Good luck :)
 
Tutorial Cara Menambah RAM Android dan Cara Memindahkan Aplikasi Ke SDCard Eksternal ada disini.

Baca selengkapnya »

Rabu, 01 April 2015

Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root

Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root - Pada tahun 2004, Android awal mulanya adalah sebuah sistem operasi yang ditujukan untuk kamera. Dulu bukan Android namanya. Suatu ketika saat para pengembang sistem operasi ini sadar bahwa di masa yang akan datang kamera tidak akan menghasilkan karya yang menakjubkan seperti sekarang ini, sistem operasi tersebut dialihkan ke device smartphone.

Lantas apa yang membedakan OS ini dengan OS lain yang lebih dulu ada? Android base nya ada di Linux, sebuah sistem operasi Open Source untuk desktop. Dengan membawa nama Open Source ini Android didaulat bebas untuk dikembangkan alias berhak untuk dimodifikasi sebebas mungkin sesuai keinginan penggunanya.

Tapi, masih ada tapinya. Walaupun Android itu sistem operasi Open Source namun tidak semua user bisa begitu saja mengotak-atik Android. Kemungkinan bila dipikir ulang demi menjaga keamanan sistem, Android dikunci oleh pihak pengembangnya sehingga akan membuat user-user yang tidak membutuhkan modifikasi tingkat lanjut bisa lebih safety / aman.

Untuk memulai mengoprek Android, kita harus mempunyai sebuah akses ke sistem. Bisa dikatakan kita harus menjadi Administrator -- pada Windows --. Layaknya Symbian V3 yang biasa disebut Hack, iPhone yang sebutannya itu Jail Break, Android sendiri mempunyai nama SuperUser.

Yah.. Nostalgia Linux deh akhirnya.

Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root
Kebanyakan orang bilang "be a SuperUser on your device". So, how to be? Itu mudah :) Tutorial rooting Android banyak beredar diluar disana. Apapun jenis Android anda pasti bisa di root. Atau kalau mau nyari di blog ini juga ada sedikit Tutorial Rooting Android.

Yang jadi masalah disini adalah terkadang ada sebuah kejadian dimana walaupun kita sudah me-root smartphone kita, sudah muncul aplikasi SuperUser / SuperSU, tapi masih saja tidak ada akses SuperUser.

Kasusnya sama persis seperti yang sedang dialami salah seorang pengunjung yang kemarin sempat berdialog dengan saya.

Jujur saja saya belum pernah mengalami hal serupa. Meskipun terkadang pada waktu saya memilih-milih custom ROM yang tersebar di forum ada sebuah notice yang bila SuperUser nya error disuruh menginstal super_su_fix.zip yang sudah disediain tapi untungnya tidak pernah saya alami.

Hal tersebut sebenarnya mungkin saja terjadi apabila binary dari SuperUser nya rusak. Juga bisa saja terjadi entah karena ada file SuperUser di system Android mengalami kerusakan (corrupt) dan semacamnya.

Lalu bagaimana langkah penyelesaiannya? Ada lima cara yang bisa anda coba.
  1. Cara pertama : Rubah default access SuperUser nya menjadi Grant / Allow. Menu nya ada di Settings / Preference didalam SuperUser. Setelah itu test ke satu per satu aplikasi anda yang menggunakan akses root
  2. Cara Kedua : Update binary SuperUser anda. Menu nya ada di dalam SuperUser (bukan SuperSU). Sesudah itu, test
  3. Cara ketiga : Install Superuser Update Fixer (download di Google Play) fungsi nya sama seperti namanya
  4. Cara keempat : Re-install aplikasi SuperUser nya (bisa download lagi di Google Play) guna mendapatkan SuperUser versi terakhir & binary script yang baru
  5. Cara kelima : Root ulang Android anda memakai tutorial yang berbeda
Silahkan mencobanya satu per satu untuk Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root. Untuk yang kemarin, solusinya ada di nomor 4. Entah itu berlaku untuk anda atau tidak.

Android yang sudah berstatus ROOTED namun tidak mendapatkan hak akses root bisa jadi karena kerusakan binary. Hal itu biasanya dialami oleh smartphone yang memakai custom ROM. Biasanya disertai juga dengan error-error yang lain. Tapi untuk stock ROM, ya wallahu alam hanya Allah yang tahu ^_^

Mudah-mudahan tutorial diatas dapat membantu anda dalam menuntaskan problem ini serta bisa dijadikan referensi bila kelak anda mengalami hal serupa.

Sekian tutorial Memperbaiki SuperUser Yang Tidak Memberi Akses Root ini.

Baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya atau masuk ke page Curhat Android untuk bertanya / berdiskusi soal android atau masuk ke page Request Android untuk request Tutorial ataupun Review.
Baca selengkapnya »